Berita


Redweb
2018-04-11 12:15:10
TOHA: AGAMA BUKANLAH SEKEDAR FORMALITAS BELAKA

BDKSURABAYA – Agama diciptakan Tuhan agar manusia hidup tertib, teratur, selamat dan mempunyai hubungan yang baik dengan sesama manusia serta Tuhannya. Idelanya, tingkat ketaatan  seseorang dalam beribadah akan berbadning lurus dengan perilaku seseorang, artinya semakin tinggi ketaatan dalam beribadah, maka perilakunya dalam kehidupan sehari-hari semakin baik. Demikian penjelasan Kepala Balai Diklat Keagamaan Surabaya, Muchammad Toha (11/04/2018).


Ia menguraikan  bahwa agama bukan hanya sekedar  pengetahuan atau  hanya dipakai orang untuk menunjukkan bahwa pengetahuan agamanya tinggi, melainkan sebagai pedoman bagi seseorang dalam menjalani kehidupan. “Agama bukanlah sekedar formalitas belaka,” ujarnya. Agama akan mengatur seseorang  dalam berhuungan dengan manusia lain, termasuk dalam  menjaga hubungan baik sesama rekan kerja di kantor. Ketika pegawai telah memahami agamanya dan menjalankan syariat sesuai dengan agamanya, dapat dipastikan bahwa ia akan mempunyai hubungan yang baik dengan atasan, bawahan atau rekan kerjanya di kantor.


Jika seorang pegawai ibadahnya tekun, namun mempunyai hubungan yang kurang baik dengan rekan kerja di kantor, hal tersebut menunjukkan bahwa cara beragamanya yang salah, karena syariat agama tidak berimbas pada perilakunya sehari-hari. Agama tidak mengajarkan keburukan sehingga ketika seorang individu yang terlihat taat namun hubungan dengan rekan kerjanya kurang baik,  maka pemahaman agamnya pantas dipertanyakan.


Ia melanjutkan bisa jadi individu memakai agama hanya sebagai simbol atau atribut bahwa ia telah menganut agama tertentu dengan  mengabaikan fungsi agama yang sebenarnya. Yang lebih parah lagi ketika seseorang menjalankan agama karena ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa tingkat kesalehan individual dan sosialnya tinggi, Jika hal tersebut terjadi, maka seseorang beragama hanya untuk tujuan yang bersifat duniawi. (AF).