Berita


Redaktur Web
2018-10-12 15:08:07

BDKSURABAYA – Sebagai seorang guru haruslah menyenangkan siswanya. Jangan sampai guru menjadi membosankan sehingga kehadirannya tidak ditunggu-tunggu oleh siswanya. Untuk menjadi pribadi yang menyenangkan, maka seorang guru perlu mengetahui teori dalam pembelajaran  selanjutnya mempraktikkannya di kelas. Demikian penggalan penjelasan Makmun Hdayat, widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Surabaya ketika memberikan materi Praktik Pembelajaran dalam Diklat Teknis Substantif Guru Agma Katholik di Balai Diklat Keagamaan Surabaya (12/10/2018).


Menurutnya, praktik pembelajaran di kelas terdiri dari 3 macam, yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran. Sebelum tahap pelaksanaan pembelajaran di kelas, guru terlebih dahulu membuat  rencana pelaskanaan pembelajaran (RPP). Mengajar yang bermutu  dalam pandangan Makmun adalah mengajar yang sesuai dengan RPP yang telah dibuat sehingga tujuan pembelajaran akan tercapai.


Pada tahapan pelaksanaan pembelajaran, beberapa hal yang penting perlu diktahui serang guru, yaitu menciptakan suaasana pembelajaran yang menyenangkan,  menyampaikan materi yang telah dpelajari dan yang akan dipelajari dan dikembangkan,  menyampaiakn kepada siswa kompetensi yang akan dicapai dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari,  mnginformasikan kegiatan yang akan dilakukan dan cakupan dan metode penilaian yang akan dilakukan guru terhadap siswa.


Selanjutnya guru dapat melaksanakan proses pembelajaran yang interaktif, di mana guru dan siswa saling berinteraksi dalam membahas pelajaran, prosesnya menyenangkan, memancing kreativitas dan ide-ide dari siswa dan mampu memotivasi siswa agar mereka terlibat aktif di kelas. Sedangkan metodenya disesuaikan dengan mata pelajaran dan karakteristik siswa.


Menurut Makmun, dalam kegiatan pembelajaran diperlukan proses penutup, yaitu guru dan siswa membuat rangkuman pelajaran dan umpan balik dari proses pembelajran di kelas.Sedangkan untuk guru, perlu melakukan penilaian, remidi, pemberian tugas  dan menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya. (AF)