Berita


Redaktur Web
2018-04-26 10:05:06
PESERTA DIKLAT PENYULUH TERIMA MATERI SUBSTANSI AGAMA

BDKSURABAYA – Materi Substansi Agama adalah materi inti dalam Diklat Teknis Substantif Penyuluh Agama Non PNS yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Surabaya di Kankemenag Kab. Tulungagung.  Materi tersebut membahas kandungan dalam Al Quran dan Al Hadits yang perlu dipahami oleh peserta diklat. (26/04/2018)



Menurut Mamik Syafaah yang mengajar materi tersebut, peserta diklat penyuluh perlu mendapatkan materi substansi agama. Di samping untuk merefresh kembali materi  yang kebanyakan sudah mereka dapatkan saat di bangku kuliah, materi Substansi Agama  dapat memperkaya pengetahuan peserta tentang ajaran yang terkandung dalam Al Quran dan Al Hadits.



Pada saat mengajar, Mamik mengevaluasi  kualitas bacaan Al Quran dari seluruh peserta serta menjelaskan pengecualian dan cara membaca yang benar beserta kandungan dari ayat-ayat  Al Quran dan Al Hadits. Ia mengungkapkan bahawa dua rujukan tersebut menjadi referensi wajib bagi para penyuluh agama yang akan memberikan penyuluhan pada masyarakat binaan. Dengan memahami secara benar Al Quran dan Al Hadits, peserta akan mudah dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat.



Bagi Mamik profesi sebagai penyuluh agama adalah sebagai penerang sesuatu yang gelap, meluruskan sesuatu yang kurang lurus dan menjelaskan sesuatu yang kurang benar. Untuk menjadi penerang,  maka seorang penyuluh perlu memahami pengetahuan agama Islam yang komprehensif sehingga mereka bisa membimbing masyarakat. (AF).