Berita


PBSDP
2017-05-24 15:01:27
PEMBELAJARAN DALAM KELOMPOK  DIRASA LEBIH EFEKTIF BAGI ASN BDK SURABAYA

BDKSURABAYA.kemenag.go.id -  Pembelajaran antar anggota dalam kelompok kerja, bagian atau seksi sangat diperlukan bagi peningkatan kinerja pegawai. Dengan proses tersebut, seorang pegawai akan mampu  mengembangkan kompetensinya sesuai dengan kiebutuhan lembaga. Selain menghemat biaya, proses pembelajaran dalam kelompok akan sangat efektif karena pengajarnya adalah teman sendiri yang lebih berpengalaman.  Demkikian pendapat rata-rata Aparatur Sipil Negara (ASN) Balai Diklat Keagamaan Surabaya (24/05/2017).



Menurut Imam, kasubbag TU, proses pembelajaran seorang pegawai tidak harus melalui pelatihan formal, namun bisa dilakukan dengan sistem coaching dengan pembimbing rekan kerjanya sendiri. Cara tersebut baginya sebagai cara yang ampuh untuk meningkatkan kompetensi pegawai karena pegawai yang mempunyai kemampuan kurang langsung dibimbing untuk meningkatkan keterampilan  dan pengetahuan dari rekan kerja yang sama-sama satu kelompok atau satu ruang. Proses belajar pun relatif lebih cepat karena pegawai langsung mengerjakan pekerjaannya di bawah bimbingan langsung temannya.



Pernyataan serupa datang dari Hilda. Dalam pandangan Hilda,  bimbingan langsung dari rekan kerja dirasa lebih efektif dibandingkan dengan pelatihan model kelas.  Jika ada kesulitan dan kurang paham tentang pekerjaan tertentu pegawai bisa langsung minta tolong temannya untuk mengajari. Namun,  dibutuhkan kesabaran bagi teman yang bertindak sebagai pengajar karena terkadang belum ada persamaan persepsi antar keduanya. Maka menyamakan persepsi pada tahap awal pembelajran sangat penting dalam pembelajaran kelompok.



Lutfi yang bertugas sebagai pengelola BMN juga menyatakan hal yang tak jauh beda. Pembelajaran dalam kelompok atau ruangan baginya menjadi proses yang efektif karena jika belum memahami sesuatu, seorang pegawai bisa bertanya langsung kepada rekan kerjanya. Menurutnya, kemampuan seorang pegawai sangatlah berbeda, sehingga tidak jarang pegawai harus bertanya kepada rekan kaerjanya yang lebih tahu dan memahami pekerjaan tersebut.  Proses tersebut, menurutnya juga bermanfaat dalam menjaga hubungan baik dengan teman sekerja.



Pernyataan lebih efektifnya pembelajaran kelompok juga disampaikan oleh Tri. Menurutnya, pekerjaan yang bersifat teknis akan lebih efektif jika proses belajarnya dengan teman sekerja. Ia lebih paham jika tutornya adalah teman sendiri karena tidak akan merasa malu jika menanyakan sesuatu yang belum ia pahami. (AF).