Berita


PBSDP
2017-04-19 21:30:22
RAKOR KEDIKLATAN BDK SURABAYA DIBUKA OLEH KEPALA BADAN LITBANG DAN DIKLAT

BDKSURABAYA.kemenag.go.id – Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Abdurrahman Mas’ud membuka  sekaligus memberikan materi pada Rapat Koordinasi (Rakor) Kediklatan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya di Tretes View Hotel, Pasuruan (19/04/2017).




Pada kesempatan tersebut  Kepala Badan menjelaskan bahwa  Badan Litbang dan Diklat  mempunyai tugas mengembangkan kompetensi Apratur Sipil Negara  di lingkungan Kemenag. Maka, menurutnya perubahan adalah hal yang penting dalam  sebuah kediklatan, namun perubahan tersebut haruslah merupakan perubahan yang riil.  Sangat mustahil baginya jika tanpa adanya inovasi dan perubahan, namun mengharapkan hasil yang lebih baik. Dengan mengutip pendapat Einstein, ia menguraikan bahwa pekerjaan yang dilakukan secara berulang-ualng namun mnegharapkan hasil yang berbeda, maka hal tersebut dikatakan  sebagai kondisi ketidakwarasan.  Begitu pentingnya perubahan, maka kurikulum diklat saat ini seperti diklat kepemimpinan,  menjadikan perubahan  sebagai sasaran sehingga peserta diminta untuk membuat proyek perubahan .

Di samping itu, ia menjelaskan bahwa  Rakor mempunyai fungsi yang penting karena di samping dalam rangka menggali saran dan kebutuhan stakeholder  akan jenis diklat ,  kegiatan tersebut  juga berfungsi untuk meningkatkan hubungan baik dan harmoni antara BDK Surabaya dengan stakeholdernya.


Hal tersebut sejalan dengan sambutan Kepala BDK Surabaya, Muchammad Toha yang menyatakan bahwa pada saat ini hubungan BDK Surabaya dengan para stakeholdernya dinilai sangat harmonis sehingga kegiatan kediklatan yang dilaksanakan mendapat dukungan dan tanggapan yang positif dari Kemenag Kab dan Kota se-Jawa Timur.  Ia pun berharap agar kondisi tersebut dipertahankan. Mengenai kiprah lembga yang dipimpinnya saat ini, ia berniat akan terus meningkatkan peran BDK Surabaya sehingga kebutuhan stakeholder  dapat terlayani dengan baik.

Kegiatan yang diikuti oleh 127 peserta yang terdiri dari pejabat eselon III dari Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur,  PTAIN se-Jawa Timur,  Kantor Kemenag Kab. dan Kota se-Jawa Timur,  pengawas, kepala madrasah dan ASN BDK Surabaya tersebut akan ditutup pada 21 April 2017 mendatang.(AF).