Berita


Redaktur Web
2018-07-31 12:56:38
GURU MTS DAN PENYULUH NON PNS AKAN IKUTI DIKLAT DI WILAYAH KERJA

SURABAYA –Diklat di Wilayah Kerja (DDWK) untuk guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Penyuluh Agama Non PNS akan diselenggarakan Balai Diklat Keagamaan Surabaya di 6 wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, yaitu di Kab. Jombang, Lumajang, Tulungagung, Nganjuk, Bojonegoro dan Banyuwangi  (31/07/2018). Diklat tersebut  terdiri dari Diklat Teknis Substantif Penyusunan RPP bagi Guru MTs (di Kab. Jombang, Lumajang, Tulungagung dan Nganjuk) dan Diklat Teknis Substantif Penyuluh Agama Non PNS ( di Bojonegoro dan  Banyuwangi).



Kegiatan yang rencananya  bertempat di Kankemenag pada daerah tersebut akan diikuti oleh 35 perserta pada tiap angkatan. Mereka harus memenuhi persyaratan, yaitu bidang tugasnya sesuai dengan diklat yang diikuti dan belum pernah mengikuti diklat pada 4 tahun terakhir. Sebelum mengikuti diklat calon peserta tersebut harus didaftarkan secara online pada aplikasi SIMDiklat oleh Admin Unit SIMDiklat pada Kankemenag setempat.



Mereka akan mengikuti proses pembelajaran selama 6 hari, dimulai 6 Agustus dan berakahir pada 11 Agustus 2018. Sedangkan proses pembelajarannya menggunakan pendekatan andragogi dengan metode ceramah, studi kasus, penugasan, tanya jawab, diskusi dan role playing.



Kegiatan yang menggunakan dana dari DIPA Balai Diklat Keagamaan Surabaya tersebut akan ditangani oleh panitia dari Balai Diklat Keagamaan Surabaya dan panitia pada Kankemenag setempat. Sedangkan pengajarnya adalah widyaiswara dan pejabat dari Balai diklat Keagamaan Surabaya dan pejabat pada Kankemenag setempat. (AF).