Tujuan dan Sasaran


Balai Diklat Keagamaan Surabaya adalah Unit Pelaksana Teknis dari Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI sehingga tujuan dan sasaran organisasi sejalan dengan tujuan dan sasaran Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI. Sedangkan tujuan dan sasaran Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI adalahs ebagai berikut:

Tujuan

Tujuan strategis Badan Litbang dan Diklat, sebagai berikut:

  1. Menyediakan data dan informasi serta rancangan kebijakan berbasis hasil  litbang kehidupan keagamaan, yang meliputi: bidang aliran dan pelayanan keagamaan dan bidang hubungan antarumat beragama. Bidang aliran dan pelayanan keagamaan terdiri dari litbang aliran/paham/ pemikiran keagamaan, organisasi keagamaan, dan layanan keagamaan. Bidang hubungan antarumat beragama terdiri dari hubungan antarumat beragama dan pemerintah, hubungan internumat beragama, dan hubungan antarumat beragama.
  2. Menyediakan data dan informasi serta rancangan kebijakan berbasis hasil litbang pendidikan agama dan keagamaan yang meliputi bidang pendidikan formal, dan bidang pendidikan nonformal dan informal. Bidang pendidikan formal terdiri dari litbang Madrasah/RA/PAUD, Perguruan Tinggi Agama (PTA), dan pendidikan agama di sekolah/ perguruan tinggi umum. Bidang pendidikan nonformal dan informal terdiri dari litbang  pesantren, majelis ta’lim dan diniyah, serta pendidikan keagamaan lainnya (sekolah teologi, pasraman, sekolah minggu, pabajasamanera, dan sejenisnya).
  3. Menyediakan data dan informasi serta rancangan kebijakan berbasis hasil litbang lektur dan khazanah keagamaan yang  meliputi bidang lektur keagamaan dan bidang khazanah keagamaan. Bidang lektur keagamaan terdiri dari litbang  naskah klasik keagamaan, naskah klasik pendidikan keagamaan, naskah kontemporer keagamaan, naskah pendidikan keagamaan, dan kajian kitab suci. Bidang khazanah keagamaan terdiri dari litbang sejarah sosial keagamaan, seni budaya keagamaan, arkeologi religi, dan khazanah pendidikan keagamaan.
  4. Menyiapkan sumberdaya aparatur Kementerian Agama yang berintegritas, profesional, ber-tanggung jawab, inovatif, dan berketeladanan melalui penyelenggaraan diklat tenaga administrasi yang meliputi diklat prajabatan dan diklat dalam jabatan. Diklat pra jabatan terdiri dari diklat prajabatan golongan I,  diklat prajabatan golongan II, dan diklat prajabatan golongan III. Diklat dalam jabatan terdiri dari diklat fungsional administrasi, diklat teknis administrasi, dan diklat kepemimpinan (eselon III dan IV).
  5. Menyiapkan sumberdaya aparatur Kementerian Agama yang berintegritas, profesional, ber-tanggung jawab, inovatif, dan berketeladanan melalui penyelenggaraan diklat tenaga teknis pendidikan dan keagamaan yang meliputi diklat teknis fungsional dan diklat teknis substantif. Diklat teknis fungsional terdiri dari diklat teknis fungsional pembentukan jabatan tenaga teknis pendidikan, diklat teknis fungsional pembentukan jabatan tenaga teknis keagamaan, diklat teknis fungsional berjenjang pendidikan,  dan diklat teknis fungsional berjenjang keagamaan.  Diklat teknis substantif terdiri dari diklat substantif pembekalan tugas tambahan tenaga teknis pendidikan, diklat substantif pembekalan tugas tambahan tenaga teknis keagamaan, diklat substantif peningkatan kompetensi tenaga teknis pendidikan,  dan diklat substantif peningkatan kompetensi tenaga teknis keagamaan.
  6. Menyediakan layanan pentashihan Mushaf             Al-Qur’an, pengkajian Al-Qur’an, dan pengelolaan Bayt Al-Qur’an yang meliputi pentashihan Mushaf Al-Qur’an, pembinaan dan pengawasan penerbitan Mushaf Al-Qur’an, kajian dan pengembangan         Al-Qur’an, sosialisasi dan penerbitan Al-Qur’an, pameran koleksi Bayt Al-Qur’an dan dokumentasi

Sasaran

Sasaran strategis Badan Litbang dan Diklat dalam bidang penelitian dan pengembangan serta pendidikan dan pelatihan adalah:

  1. Meningkatnya pemanfaatan data dan informasi serta rancangan kebijakan berbasis hasil litbang kehidupan keagamaan oleh Menteri Agama, Ditjen Bimas Islam, Ditjen Bimas Kristen, Ditjen Bimas Katolik, Ditjen Bimas Hindu, Ditjen Bimas Buddha, Ditjen  Haji dan Umrah, Itjen Kementerian Agama, Kanwil Kementerian Agama, Pusat Kerukunan Umat Beragama, institusi lain dan masyarakat.
  2. Meningkatnya pemanfaatan data dan informasi serta rancangan kebijakan berbasis hasil litbang pendidikan agama dan keagamaan oleh Menteri Agama, Ditjen Bimas Islam, Ditjen Bimas Kristen, Ditjen Bimas Katolik, Ditjen Bimas Hindu, Ditjen Bimas Buddha, Ditjen  Haji dan Umrah, Itjen Kementerian Agama, Pusat Kerukunan Umat Beragama, Kanwil Kementerian Agama, institusi lainnya dan masyarakat.
  3. Meningkatnya pemanfaatan data dan informasi serta rancangan kebijakan berbasis hasil litbang lektur dan khazanah keagamaan serta lektur dan khazanah pendidikan keagamaan oleh Menteri Agama, Ditjen Bimas Islam, Ditjen Bimas Kristen, Ditjen Bimas Katolik, Ditjen Bimas Hindu, Ditjen Bimas Buddha, Ditjen  Haji dan Umrah, Itjen Kementerian Agama, Pusat Kerukunan Umat Beragama, Kanwil Kementerian Agama, institusi lainnya dan masyarakat.
  4. Meningkatnya ketersediaan sumberdaya aparatur Kementerian Agama tenaga administrasi yang profesional, berintegritas, kreatif, dan inovatif bertanggung jawab dan mampu memberikan keteladanan yang baik melalui penyelenggaraan diklat tenaga administrasi yang meliputi bidang diklat prajabatan dan bidang diklat dalam jabatan.
  5. Meningkatnya ketersediaan sumberdaya aparatur Kementerian Agama tenaga teknis pendidikan dan keagamaan yang profesional, berintegritas, kreatif, dan inovatif bertanggung jawab dan mampu memberikan keteladanan yang baik melalui penyelenggaraan diklat tenaga teknis pendidikan dan keagamaan yang meliputi bidang diklat teknis fungsional serta diklat teknis substantif.
  6. Meningkatnya kualitas dan kapasitas layanan  pentashihan Mushaf Al-Qur’an, Bayt Al-Qur’an, dan dokumentasi, serta pemanfaatan hasil pengkajian Al-Qur’an.